Monday, July 25, 2016

Daddy O Daddy

Daddy O Daddy Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Inilah rumahku, rumah yang penuh “kejutan”. Kejutan? yah, “Kejutan”. Di rumah ini aku tinggal bersama Daddy dan Mom-ku¬, ada juga beberapa penjahat kecil yang mengaku dirinya sudah dewasa yang semakin memperbanyak “kejutan” di rumah ini. Itu kakak-ku Marshela dan Argha, mereka itu “kompak” dalam segala hal. Mom dan Dad itu couple yang sangat perfect di mataku. Mom adalah seorang dosen sastra Inggris di salah satu Universitas di kota-ku, sedangkan Dad adalah seorang diplomat kepercayaan seorang duta besar. Marshela dan Argha itu “kompak” mereka adalah mahasiswa jurusan ekonomi yang mempunyai umur tidak jauh beda, hanya satu tahun. Dan aku? aku adalah anak SMA yang baru mengenyam dunia keremajaan yang benar-benar baru untukku, jauh dari yang namanya mainan dan teman-teman bermain. Jauh dari taman bermain dan alat masak-masakan, berlebihan memang.

Di garda terdepan rumahku tiada lain tiada bukan adalah kamar Mom dan Dad. Jadi setiap manusia yang masuk ataupun keluar dari rumah pasti melewati kamar itu. jangan pernah berfikir untuk meloncat pagar, yah, tentu saja kawat berduri. Dad-ku adalah sesosok yang sangat protective terhadap anak-a
... baca selengkapnya di Daddy O Daddy Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Friday, July 15, 2016

SGM

SGM Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ini ramuan sukses yang jarang dibicarakan. Ramuan ini asli made in Nusantara. Jauh sebelum orang mengenal nama-nama besar di bidang pengembangan diri, konseptor sukses yang satu ini sudah lebih dulu hadir. Semua maha guru ilmu pengembangan diri yang sudah klasik maupun masih relatif populer saat ini—sebutlah beberapa nama seperti David Scwartz, Andrew Carnegie, Norman Vincent Peale, Dale Carnegie, Robert Schuller, Zig Ziglar, Anthony Robbins, Stephen R. Covey, Martin Seligman, Paul Stoltz, John C. Maxwell, Brian Tracy, John Grinder, Richard Bandler, dan sebagainya—belum ada yang menyamai prestasi nenek moyang kita yang satu ini.

Menurut Wikipedia (http://id.wikipedia.org/wiki/Gajah_Mada), resep asli yang dicetuskan oleh tokoh besar di paruh pertama abad ke-14 itu tercatat dalam kitab Pararaton. Bunyinya adalah sebagai berikut: “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tanjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana ingsun amukti palapa”. Dalam terjemahan bebas yang dicantumkan Wikipedia, artinya : “Selama aku belum menyatukan Nusantara, aku tak akan menikmati palapa. Sebelum aku menaklukkan pulau Gurun, pulau Seram, Tanjung Pura, pulau Haru, Pahang, Dompo, pulau Bali, Sunda, Palemb
... baca selengkapnya di SGM Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Wednesday, July 13, 2016

Kekuatan Meraih Hidup Ideal

Kekuatan Meraih Hidup Ideal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Kekayaan pada umumnya mudah dicari, kekayaan yang sesungguhnya tidak bisa. Dalam jiwa Anda terdapat sesuatu yang nilainya tiada tara dan tidak bisa diambil oleh siapapun dari diri Anda.” Oscar Wilde (1854-1900) – Sastrawan Irlandia. Setiap orang mempunyai daya tarik atau kekuatan kreatif yang luar biasa. Kekuatan tersebut dapat kita manfaatkan untuk mewujudkan impian atau segala sesuatu yang ingin kita nikmati. Setiap pengalaman, keadaan, maupun situasi yang kita alami bukan terjadi begitu saja, tetapi lebih dikarenakan kita sendiri menarik semua itu kedalam hidup kita.

Memang kita tidak pernah menyadari begitu besar kekuatan tersebut, tetapi bukan berarti tidak ada alasan mengapa kita mengalami kehidupan seperti sekarang ini. Kekuatan dahsyat yang kita miliki menarik kita pada suatu pengalaman, keadaan, atau situasi dengan sendirinya. Kekuatan tersebut menarik segala sesuatu yang mirip dengan siapa kita. Dengan kata lain, realitas dalam kehidupan kita merupakan refleksi atau cermin realitas atau keadaan di dalam diri kit
... baca selengkapnya di Kekuatan Meraih Hidup Ideal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kau Tetap Sahabatku

Kau Tetap Sahabatku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“BERUBAH” itulah kata-kata yang tepat untuk kamu sekarang.

Aku melihat ke arah dua cewek yang sedang jalan menuju ke kelas, lebih tepatnya ke seorang cewek yang sedang tertawa sambil melihat ke arah sahabat barunya. Dulu dia adalah sahabatku tapi semenjak dia mempunyai teman baru. Bukan, lebih tebatnya ‘sahabat baru’nya sifatnya berbeda, tak seperti dulu.

Entahlah yang jelas persahabatan kami hancur karena dia mulai mendapatkan sahabat barunya. Padahal dia adalah sahabat pertama bagiku. Mungkin teman barunya lebih bisa diandalkan dibanding dengan diriku. Aku tau, aku tak semenarik teman barunya. Tapi mengapa dia melupakanku? Aku tak pernah sama sekali melupakan dia, andaikan dia tau bahwa aku disini masih sangat berharap bahwa hubungan persahabatan ini kembali seperti dulu.

Aku teringat saat pertama kali bertemu dengannya di kantin. Dia menyapaku lebih dulu.
“Hai, aku Amalia.” Ia memperkenalkan dirinya, dan tangannya terulur di hadapanku.
“Hai juga, aku aisyah” aku berkata sambil tersenyum melihatnya.
Sampai akhirnya kami berbincang-bincang di kantin dan tak terasa bel sekolah berbunyi aku mengucapkan selamat tinggal, karena kelas kita beda. Tapi disaat walaupun aku d
... baca selengkapnya di Kau Tetap Sahabatku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Wednesday, July 06, 2016

Pribadi Lebih Baik

Pribadi Lebih Baik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Bunda dan Ayah sedang berbicara serius tentang diriku, mereka berdua sepakat untuk memasukkanku ke Asrama Muslimah, asrama ini adalah asrama khusus Muslimah. Aku masih sangat bingung, memang, ini kesalahanku sendiri. Aku masih jarang Shalat dan Mengaji, padahal umurku sudah 11 tahun. Sekarang, Aku hanya bisa pasrah saja, Aku juga ingin menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
“Bunda, Ayah… baiklah, Aku bersedia untuk masuk ke Asrama Muslimah, Tyra ingin mencoba berubah,” ujarku pada saat kami sarapan.
“Benarkah? Kamu sudah setuju?” tanya Bunda yang langsung mengalihkan perhatian dari sarapan paginya.
“Ya… Aku setuju,” jawabku.

Pagi itu pun Aku jalani dengan mengemas barang-barangku yang akan di bawa ke asrama. Setelah beberapa pakaian dan alat-alatku yang kuperlukan telah masuk ke dalam koper berukuran sedang milikku, Aku dan kedua orang tuaku beserta adikku segera makan siang bersama.
“Tyra… kamu sudah bersiap-siap kan?” tanya Ayah, Aku mengangguk.
“Baju lengan panjang dan bukan celana ketat kan?” tanya adikku, Tara.
“Iyalah…” jawabku sedikit jengkel.
“Sudah…
... baca selengkapnya di Pribadi Lebih Baik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu